Berekspresi dan berkarya di media sosial kini menjadi hak dan kebebasan setiap orang. Media ini juga menjadi wadah orang-orang yang ingin melakukan personal branding, sebab segala tindakan seseorang di media sosial mencerminkan citra diri.
Personal branding memberikan pengaruh besar dalam dunia professional termasuk karier politik seseorang. Penting bagi Anda untuk memikirkan personal branding ketika beraktivitas di media sosial. Salah bertindak bisa menghancurkan karier atau bahkan citra diri Anda. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga personal branding di media sosial:
Hindari konten bersifat pribadi
Media sosial sering dijadikan jurnal atau buku harian, sehingga sering memunculkan konten (tulisan dan gambar) yang bersifat pribadi. Beberapa orang yang mengunggah mungkin menganggap hal itu sepele, tetapi bisa juga membahayakan diri sendiri, serta bagi pembaca muncul rasa tidak nyaman. Secemerlang apapun karier Anda, jika Anda tidak bijak mempergunakan dan mengelola konten di sosial media dapat membuat reputasi tercemar.
Tunjukkan passion yang dimiliki
Media sosial sering dijadikan jurnal atau buku harian, sehingga sering memunculkan konten (tulisan dan gambar) yang bersifat pribadi. Beberapa orang yang mengunggah mungkin menganggap hal itu sepele, tetapi bisa juga membahayakan diri sendiri, serta bagi pembaca muncul rasa tidak nyaman. Secemerlang apapun karier Anda, jika Anda tidak bijak mempergunakan dan mengelola konten di sosial media dapat membuat reputasi tercemar.
Memperhatikan etika bermedia sosial
Tidak hanya menyangkut hak demokrasi manusia, menggunakan media sosial juga harus mempertimbangkan tanggung jawab sosial. Anda boleh beraktivitas di media sosial namun jangan sampai melupakan norma-norma yang dianut masyarakat. Pikirkan lebih dulu dampaknya sebelum menulis atau mengunggah foto atau video, apakah pantas diterima masyarakat. Gunakan bahasa dan berperilaku yang sopan.
Hindari topik sensitif
Memberikan opini tanpa berdasarkan fakta yang kuat di media sosial akan menimbulkan kericuhan, apalagi jika menyangkut SARA atau hal-hal bersifat prinsip. Kurangi menyebarkan artikel atau berita HOAX, komentar-komentar pedas dan tidak berdasar yang akan memicu respon negatif dari masyarakat. Bisa jadi karena Anda suka melakukan hal ini akan mencoreng nama baik Anda, orang lain, bahkan karir politik di tempat Anda berkiprah
Memperhatikan etika bermedia sosial
Tidak hanya menyangkut hak demokrasi manusia, menggunakan media sosial juga harus mempertimbangkan tanggung jawab sosial. Anda boleh beraktivitas di media sosial namun jangan sampai melupakan norma-norma yang dianut masyarakat. Pikirkan lebih dulu dampaknya sebelum menulis atau mengunggah foto atau video, apakah pantas diterima masyarakat. Gunakan bahasa dan berperilaku yang sopan.